Sabtu, 11 Februari 2012

Dia lelakimu, Dan kamu wanitanya..

Aku baru mengerti, dengan sebuah pembuktian secara langsung tentang keunikan cinta.Saat mendengar kisah kalian, tentang sosok lelaki yang cukup aku kenal baik sejak dulu. Lelaki, yang menggilai dunia foto dan bermusik. Terkenal cuek sekali dengan perempuan, dan tidak menyukai sebuah kekangan. Dan cinta, yang di temukan dari sosok wanita, yang tidak lain adalah kamu. Mengubah cara pikir dia, dari si cuek menjadi sosok yang sangat memperhatikan hal - hal kecil, alasannya sudah tentu karena cinta.

Menyenangkan juga, saat mendengarkan cerita tentang awal kalian bertemu karena seorang teman yang menawarkan teh gimong (wanita) untuk menjadi vokalis baru di bandnya a ferry (lelaki). Dari sekedar ngobrol-ngobrol iseng, lalu bisa sampai berlanjut kedalam ruangan yang mengatas--namakan dirinya, nyaman. Cinta, memang kadang datang tiba-tiba yah, dan bisa mengubah yang tidak mungkin menjadi lebih nyata. Sebuah proses panjang yang sudah di lewatkan bersama-sama, saling melengkapi, mengenal, dan memahami. Pasti satu hal yang menyenangkan bukan, saat sekedar menghabiskan waktu bersama untuk sekedar pergi mencari film - film favorite kalian, lalu menontonnya berdua dirumah. Dengan, si lelaki yang suka film action dan wanita yang suka horor, akan menjadi satu hal manis nanti saat mengenang ribut - ribut kecil untuk memilih film mana dulu yang akan diputar. DVD-ing, kalian menyebutnya untuk kesenangan kalian dalam menonton film dirumah.

Waaaaaw, cukup membuat iri juga untukku. Dengan merasakan sebuah hasil dari proses panjang kalian, dari awal si lelaki yang berkata " I Love u wanitaku " dan sebentar lagi akan berubah menjadi " I Love u istriku ". Aku harap, semua rencana di akhir tahun ini yang sedang kalian susun dengan rapih dan sebaik-baiknya itu, akan berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang diinginkan, bahkan lebih, amin. Menurutku, kalian sangat romantis. Karena terkadang, sebuah kata romantis itu adalah hal-hal yang jauh dari kata romantis itu sendiri. Contohnya adalah, saat lelaki yang dulu terkenal cuek, kini saat bersama wanitanya ini dia dengan mesra menggandengnya di tengah keramaian. Yang bahkan dulu tidak pernah dia lakukan untuk sosok-sosok yang pernah ada di masa lalunya. Saat si lelaki berkata dengan lembut " Mamah masih hutang pesta besar untukku dan kamu " dan yang masih hangat kemarin aku dengar " Hey, nanti mamah mau telpon kamu yah ". Menyenangkan sekali bukan, masa dimana kita sebagai perempuan bisa dekat dan kenal lebih dalam tentang kehidupan pasangan kita, bahkan orang-orang terdekatnya. Lalu, bagaimana kalau resepsi kalian nanti di adakan dibali saja, di pantai. Tempat yang menjadi favorite kalian untuk menghabiskan waktu berlibur, itu juga romantis lho. Bahkan disaat kalain hanya bisa foto sendiri-sendiri karena liburan berdua saja, benarkan? :).

Semoga apa yang menjadi doa, usaha dan harapan kalian segera terlaksana. Indah pada saat waktu yang datang dengan tepatnya. Memiliki keluarga bahagia, dan satu anak perempuan yang cantik. Hayoo, anaknya mau di ajarin musik sama bikin tatto pasti, ih maulah akunya, lhoo. Intinya, semoga yang terbaik atas usaha-usaha kalian selalu menghampiri dan menjadi bagian dari kalian. Hari ini aku mendengar kabar baiknya, dan besok aku tunggu sebuah undangan manis dari kalian.

Terima kasih wanita dan lelaki, semoga kalian berbahagia. Dan aku bisa seberentung kalian nanti, menemukan hal-hal manis bersama pasanganku, yang sekarang masih dalam proses pencarianku.Terakhir, titip salam buat adik kalian yah, yang menghilang di peredaran bbmku,uhuhuhu. Besok, luangkan waktu untuk kita berlibur besama :).











Perempuan,




Rahmawati

*surat untuk @giimonggiimong dan @ferryarliansyah



Rabu, 08 Februari 2012

Surat untuk mantan calon kakak ipar..

Perempuan cantik, apa kabarmu? Ingatkah denganku, sosok yang selalu menggodamu dengan banyak becandaan yang kadang hingga membuatmu mengeluarkan kata - kata kasar, tentu saja ciri khas betawimu? Aku kadang dulu sakit hati, tapi kenapa sekarang malah rindu. Maafkan jika aku terlalu banyak menyakiti, terlalu banyak mengembangkan harapan. Masih menyenangkan, jika mengingat rencana kita dulu. Untuk berkencan bersama dengan kedua lelaki istimewa di hati kita, aku dengan adikmu dan kamu dengan lelaki baik berhati malaikat, katamu. Bukankah, kita akan disibukkan dengan waktu yang cukup lama berdandan, memilih beberapa dress yang cantik, dan merias wajah kita agar manis saat pergi berkencan. Kemana kencan kita dengan mereka? Kita tertawa saat menyebutkan nama code, haaah kencan di pinggir kali untuk sekedar ngopi aja harus ribet make up, pakai dress. Tapi aku akan membela diri tentunya, bukankah kita akan pergi dengan lelaki istimewa pula, jadi tidak ada yang berlebihan--kan. 

Apa kabarnya ibu calon mertuaku? Apa dia masih diet, demi obsesi tubuh indah seperti yuni sarah. Katakan padanya, aku gagal diet demi mengejar tubuh seindah syahrini, hehe. Lalu, apa kabar dengan metta? adik laki - laki yang selalu senang bercerita tentang jenny kekasihnya, memaksa aku untuk merayu ibu calon mertuaku mengijinkan--nya berpacaran? Aku rindu. Kemudian rama, si gembrot cantik yang selalu makan banyak dan ganjen setiap melihat pria tampan, apa dia masih ganjen dengan guru belajarnya? Kemana dia, dulu senang sekali datang menghiburku, terlebih saat aku sedang ribut dengan gevin, kenapa pergi? aku rindu.

Mungkin benar, kita terlalu banyak menyimpan rahasia, yang berujung dengan kebohongan untuk menutupinya. Bahkan, akhir yang tidak sama sekali aku harapkan harus dengan senang hatiku terima. Baru saja aku merasakan kebahagiaan,tentang senangnya menjadi bagian dari kalian, merasakan berarti bukan hanya untuk gevin namun untuk keluarganya pula. Ini yah rasanya memiliki calon kaka ipar yang selalu baik padaku, cerewet sekali. Namun, aku tau karna rasa khawatir dan sayangmu yang berlebihan, aku masih ingat kamu sering marah - marah hanya karna aku susah makan. Dan mengancamku dengan teman - teman dunia lainmu, untuk membuatku segera beranjak pergi makan. Atau bercerita, tentang adikmu yang tidak lain adalah kekasihku.

Ini pulakah, rasa-nya dekat dengan calon ibu mertua, yang selalu manis dan lembut memanggilku dengan sebutan " Nak ". Yang tidak jauh berbeda dengan ibuku dirumah, mengingatkan aku untuk tidak melupakan kewajibanku beribadah. Dan tentu, merasakan memiliki adik - adik yang selalu menanggapku kakak cantik mereka. Menyedihkan memang, aku terlalu tenggelam dalam hal yang nyatanya bukanlah untukku. Jika aku, memang bukan jodoh kalian, bukan yang terbaik untuk kalian, maafkan untuk semua harapanku ka. Aku menyayangi kalian, sungguh. Meski terlalu banyak kesalahan di masa itu, tapi semua indah dan mengajariku banyak hal, terima kasih ka. Mungkin, aku tidak lagi bisa merasakan keberadaan kalian, namun kalian tersimpan rapih dalam kotak - kotak kenangan di hatiku. Dan, akupun berharap namaku akan berada dalam satu kotak indah di memori kenangan kalian. Jangan marah lagi padaku, karna akupun tidak pernah membenci kalian, apapun yang sudah terjadi antara kita.

Terima kasih, sudah mengajariku tentang arti kebersamaan dan memiliki. Terima kasih sudah mengenalkan aku pada keluarga besar kamu ka, dan tentu tentang kekecewaan atas rasa kehilangan. Aku harap kalian menemukan kebahagian, dan dalam keadaan baik - baik saja. Sekali lagi, maafkan aku yang sampai kini masih saja tidak tau diri untuk merindukan kalian.


Adikmu,


Rahmawati 

Tolong sampaikan surat cinta ini untuk @jasminefahranie , terimakasih.

Selasa, 07 Februari 2012

sepotong rasa rindu..

Teruntuk lelaki di masa lalu..

Hey, harus bagaimana cara agar suasana kita bisa jauh lebih baik seperti dulu. Tidakkah pernah sedikitpun, kamu memiliki keinginan untuk hubungan yang lebih baik. Inginku, setidaknya kita masih bisa berkomunikasi dengan baik, masih bisa berbagi banyak hal dalam sebuah cerita. Tidak banyak inginku, hanya ingin mampu menjadi teman baikmu, itu saja. Mungkin memang terlalu banyak kebodohan dan kesalahan di masalalu, namun bukankah kita sudah sama - sama saling belajar dan beranjak memperbaiki diri. Lalu mengapa masih diam dalam bisu, yang hanya menambah banyak kebingunganku saja. Baru saja kemarin, ada teman yang banyak menanyakan tentangmu, memaksa aku mau tak mau masuk lagi pada apa yang selalu aku coba hindari. Saat dengan senang hati menceritakan sesosok lelaki baik hati yang selalu lembut dan penuh kasih sayang, lelaki yang selalu menyapaku dengan riang saat pagi dan waktu menjelang tidur.

Kamu, masih tetap nama kamu yang aku sebut dengan penuh arti dalam setiap bagian ceritaku. Kamu yang selalu konyol, atau berubah menjadi manja denganku. Kamu, yang selalu bersemangat bercerita tentang apa yang menjadi angan di masa depan untuk kita, aku dan kamu. Aku bahkan masih bingung, siapa antara kita yang pergi dan ditinggalkan? Apa kamu tau? Apapun itu aku hanya ingin kamu mengerti bahwa aku rindu. Seharusnya, kamu sudah jauh lebih kenal aku bukan. Harusnya pun kamu sudah tau bagaimana inginku, aku tidak perduli dengan semua yang selalu kamu gambarkan, tidak perduli dengan semua yang sudah menjadi kebohongan kamu. Aku hanya ingin kita bisa jauh lebih baik, rasanya terlalu cepat waktu aku untuk mengenal dan belajar banyak hal dari kamu. Tidak, itu sungguh belum cukup untukku.

Masih hangat di baris - baris memori hatiku, saat kamu dengan sendu bernyanyi sebuah lagu dengan berjudulkan kata " takut ", mungkin kamu juga masih ingat saat aku tertawa dan menganggapmu konyol dan berlebihan, kamu bilang bahwa kamu takut kehilangan aku. Lalu apa yang harus aku lakukan saat kenyataan yang aku hadapi adalah kamu yang menghilang? Haruskah aku tertawa, atau mungkin memaki - maki dirimu agar merasa puas dengan sebuah kekecewaan, apa? Nyata--nya aku tidak mampu melakukan apapun, selain diam. Aku rasa aku bukan perempuan hebat, mungkin hanya sebuah keterpaksaan menjalani apa yang ada di hadapanku, karna jelas sudah tidak ada pilihan lain.

Rahasia, semua memang tetap menjadi rahasia. Rahasia yang di mainkan sedemikian rupa, hingga mengubah menjadi sangat sempurna. Tak akan habis pikir, siapapun yang mendengar ceritaku, namun tetap saja mereka hanya pendengar. Bukan seperti aku, yang langsung menjadi pemeran, dalam setiap adegan demi adegan drama yang berakhir pada tanda tanya. Perduli setan, dengan siapapun yang menganggapku konyol, berlebihan, atau nada - nada tidak menyenangkan yang mereka lontarkan untukku. Karna tentu, mereka bukan aku, dan mereka tidak akan mengerti dengan apa yang ada di aku dan masa lalu.

Apa? Jika kamu ingin berbisik dan mengatakan bahwa kamu hanya mempermainkan ku, tentu akan dengan senang hati aku membalas pernyataanmu. Kamu memang sudah sangat sukses untuk melakukan itu, berhasil membuat aku menjadi orang yang lebih senang bersembunyi dalam topeng senyuman. Lalu apa lagi? Tak apa, tentu aku akan selalu mau mendengarkan mu. karna aku hanya rindu, rindu pada lelaki yang menjadi alasanku untuk bahagia di masa lalu, masa yang kini sering sekali membuat aku sesak, dan diam dalam tanda tanya.




perempuan.

Minggu, 05 Februari 2012

Mungkin, surat terakhir..

Dear bang juple ( julia peres ) eeh, ini adalah surat ke tigaku. Mungkin pula adalah surat terakhir aku buat kamu di sini. Bagaimana sudah bisa buka surat kaleng -nya? Hemmm, dasar. Meski kadang kamu menyebalkan, namun tetap saja bisa menjadi banyak daya tarik buat orang lain, terutama kaum perempuan. Apa kamu pake susuk, pasang dimana? Lho..

Tau gak sih, efek dari surat pertama aku untuk kamu. Banyak sekali perempuan yang mendekati aku, naksir? bukan..bukan. Mereka nanya - nanya soal kamu bang, nah kan jadi bingung. Aku sih takut nya mereka nyangka aku riani, oh berlebihan yah kalau ini. Itu salah satu pembuktian aja, bahwa banyak yang kagum sama kamu bang. Dan aku yakin, salah satu alasan mereka adalah peran kamu di buku nya om donny. pasti juga kamu sering dapat pertanyaan, kamu itu nyata atau tidakkan? Karna apa coba, karna mungkin kamu tidak menjadi pemeran di film 5cm--nya itu sendiri. Yah, apapun itu tetaplah menjadi sosok yang memang mampu di kagumi banyak orang, karna diri sendiri.

Terima kasih, sudah meluangkan waktu beberapa kali untuk membaca hasil dari tulisan - tulisan kecil ku bang. Apa lagi kalau di kasih kritikkan dan saran, aku sangat senang. Mau kritikkan pedes sekalipun, kalau penyampaian nya baik pasti akan selalu ngena di hati. AKu memang masih dalam proses belajar bang, maka nya maklum lah masih banyak tulisan yang salah, atau penyimpanan kalimat yang acak - acakkan. Aku pernah coba nulis soal apa yang menjadi pengalamanku sendiri, lalu ada beberapa orang mengatakan bahwa aku berlebihan. Mengutarakan sebuah pengalaman menyedihkan dan merasa diri paling tersakiti,menurut mu? Sebenar--nya aku hanya senang menulis, dan ingin sedikit berbagi tentang apa yang menjadi kesalahanku dalam sebuah tulisan. Bukan untuk dianggap hebat, sabar atau bijaksana dalam menyikapi masalah. Aku hanya senang bercerita namun sekarang lebih menumpahkan-nya pada tulisan, bukan orang lain. Apa ada yang salah, atau apa memang aku berlebihan?


Aku dan masalalu ku, mungkin memang tidak terlalu baik. Banyak hal yang menjadi kesalahan, bahkan untuk saat ini pun aku sedang berusaha keras untuk memulihkan apa yang menjadi rasa kecewaku. Jika aku menuliskan hal tersebut, untuk siapapun yang dengan senang hati meluangkan waktu membaca--nya. Aku tidak bermaksud hal buruk apapun, jika mereka mampu mengambil hal baik dari yang ku tulis, dan lalu kemudian suka dengan tulisanku, itu aku anggap bonus saja. Seperti kata heykila, menulis ya menulis saja, jika ada yang suka itu hanya bonus. Jadi apa aku masih ada alasan untuk berhenti dengan apa yang ku senangi ini? Oia, suara mu bagus lho bang, bagaimana jika buat album aja? ahahaha. Kan vokalis, mana band nya? Sekali - kali bikin lirik lagu dan nyanyikan sendiri, pasti banyak yang suka.


Baiklah, aku harap kamu selalu dalam keadaan baik - baik saja bang. Sukses dengan apapun yang menjadi usaha - usaha dan kerja kerasmu. Jika nanti aku diberikan kesempatan menulis surat lagi, tentu aku akan menulis surat nya untuk kamu. Nanti kalau film--nya sudah jadi, kita lihat apa aktor ganteng itu benar - benar bisa menjiwai karakter mu? Emmm, heran juga sih, kan kamu ganteng bang yah, kenapa gak kamu aja? Atau emang mereka belum sadar dan mata batin mereka belum terbuka untuk menyadari kegantengan kamu, uhuhuhu.
Nanti kalau tulisan - tulisan kecil ku sudah lebih baik, mampir baca yah bang juple ahahaha. Terima kasih banyak lelaki penikmat kopi, salam sama genta, arial, ian dan riani. Jujur yah, kalau ada yang harus aku sirik-in dalam sebuah persahabatan, ya kalian lah. Aku juga dulu punya sahabat baik, nama nya abel raditya, gween dan doni. Tapi sayang, mungkin aku belum terlalu beruntung untuk jauh lebih kenal mereka lebih, mereka pergi dan bahkan sampai saat ini aku masih belum mengerti banyak, dimana salahku. kehilangan sahabat, emang gak enak banget. Waktu gak akan cukup menghapus semua kekecewaan untuk hal tersebut, tapi apapun itu aku pun sudah sangat bersyukur. Setidak-nya aku sudah merasakan bagaimana mengenal dan memiliki sosok - sosok sahabat seperti mereka, mengajari aku arti kehidupan dan apa yang di namakan berbagi, dalam hal apapun.


Terima kasih bang juple yang unyu dan kece, atas banyak waktu-nya untuk mau membaca surat aku ini. lelaki tampan yang selalu rajin ngetweet bahkan di sabtu malam, itu cukup menghibur para kaum jomblo dan LDR. Bahwa, jomblo itu tidak selama--nya buruk. Orang yang punya pacar pun masih sibuk ngetweet aja bukan nya jalan atau apa gitu sama pacar nya, iya kan? ahahaha.

 




perempuan,




Rahmawati.


*surat cinta teruntuk zafran raditya ( @kahlilzafran )

Sabtu, 04 Februari 2012

Masa lalu mu

Untuk lelaki yang terindah, apa kabar mu hari ini ? Sudah kah membaca surat pertama ku untuk mu ? Aku harap sudah, dan tentu aku harap kamu pun mengerti apa yang ku maksud. Boleh kah aku sedikit bercerita tentang apa yang menjadi kesenangan ku saat ini, karna sudah lama sekali bukan kita tidak meluangkan waktu hanya untuk sekedar berbincang hal - hal sederhana, namun akan berubah menjadi istimewa saat membicarakan nya bersama mu.

Yah, mau tak mau untuk saat ini aku hanya bisa bercerita lewat tulisan - tulisan kecil ku. Bagaimana dengan mu, bukan kah kamu juga sangat senang bercerita dulu ? Tentang banyak hal yang ingin kamu lakukan, tentang mimpi - mimpi mu, dan tentang kita. Memang benar yah, semua akan jauh terasa indah saat kita kehilangan. Tapi tak mengapa, aku tidak sedih terlebih menyesal dengan keadaan ku saat ini. Karna setidak nya, aku pernah merasakan bagaimana indah nya saat jatuh cinta dan menikmati kebersamaan bersama mu.

Jangan, jangan sampai kita saling membenci untuk akhir yang bahkan bukan keputusan kita sendiri ini. Salah siapa ? tidak, tidak ada yang salah antara aku ataupun kamu. Semua hanya tentang bagaimana cara kita memandang dari sisi baik keadaan kita saat ini masing - masing. Kita sudah saling belajar banyak hal saat bersama bukan, dari hal - hal manis hingga mengerti cinta itu bagaimana, berbagi itu apa. Dan dengan sebuah kekecewaan atas apa yang harus kita jalani saat ini. Setidak nya, nanti saat ada waktu dan masa di mana aku dan kamu akan menemukan sosok baru dalam hidup kita masing - masing. Kita sudah jauh lebih mengerti bagaimana cara yang baik dalam menunjukan setiap rasa cinta dan kasih sayang kita untuk mereka. Agar tidak lagi melakukan kesalahan banyak saat seperti aku dan kamu, dahulu. 

Aku mencintai mu, tentu nya. Namun tidak lah mungkin pula untuk aku dan kamu memaksakan keadaan, percaya lah dalam masa di mana kita saling berjalan dengan tujuan dam pemikiran sendiri- sendiri ada banyak yang bisa kita dapati jauh dari saat kita bersama. Jaga diri mu baik - baik, dengan semua perubahan yang sudah pernah ada saat bersama ku. Begitu pun aku, akan selalu mengingat apa yang menjadi pengertian baik mu, untuk ku. Sampai jumpa di lain waktu dan kesempatan yang lebih baik. Bahagia lah dengan siapapun kamu saat ini.


Masa lalu mu,


Rahmawati.

Jumat, 03 Februari 2012

Tuan penikmat kopi..

Hey kamu, si tuan penikmat kopi. Aku tidak tau kamu akan membaca surat ku ini atau tidak, tapi aku tau kamu sangat mengenali kesukaan ku dalam menulis sejak lama. Dan setidak nya surat ku ini, bisa sedikit mengobati apa yang selama ini aku rasa kan untuk mu, rindu.

Apa kabar mu saat ini ? Aku boleh kan merindu -kan mu, disini. Jika mengingat segala adegan demi adegan yang pernah terlewati di masa itu, yang kini mengatas nama -kan diri nya kenangan. Aku hanya bisa tersenyum pahit menerima kenyataan yang menghadap -kan ku pada situasi yang tidak menyenang kan, kamu sudah tidak di samping ku lagi. Terlebih jika memingat banyak kebiasaan sederhana yang selalu menjadi hal Romantis, bagi kita, aku dan kamu. Kemana mereka ? Mengapa pergi, aku masih rindu.

Dulu, yah memang sih dulu kita selalu senang hanya untuk menghabis -kan waktu berbincang - bincang tentang masa depan yang kita rangkai dengan harapan dan mimpi kita. Dengan menikmati secangkir kopi hangat di tangan kita, memang ada - ada saja kamu. Kamu yang selalu meminta dengan rengekan manja untuk hanya membuat kopi dalam satu cangkir saja, lalu bergantian meminum nya bersama ku.


Biar aku bisa merasakan lembut dan manis nya bibir mu, dalam jejak yang kamu tinggal kan dalam cangkir ini. Wangi nya bercampur dengan aroma kopi nya, manis sekali.

Kata mu setiap kali aku menolak permintaan mu, tapi aku pun senang dengan hal tersebut. Kita selalu merasa lebih dekat, dengan selimut kecil berwarna merah tua yang setia mendekap kita dalam hangat nya, lalu secangkir kopi hangat di tangan kita. Melengkapi kesempurnaan indah nya lembayung senja di atas balkon kamar mu, terlebih dengan keberadaan senyum mu, lelaki ku. Lalu kapan kita melakukan nya lagi ? Aku cukup rindu atas semua hal tersebut. Saat ini hanya secangkir kopi yang selalu menemani ku, tanpa kamu lagi. Aku bahkan kehilangan satu genggaman hangat pada setiap cangkir kopi hangat kita, aku dan kamu. Berhenti lah marah pada ku, dan kembali lah, aku rindu.

Tuan penikmat kopi yang tampan, pemilik senyuman menawan. Kamu yang selalu membuat aku jatuh cinta pada apapun yang aku temui bersama mu, apa tidak sekali pun kamu mendengar sebuah panggilan rindu dari batin ku ? Buka lah pendengaran mu, buka lah hati mu, lalu berjalan lah , bila perlu berlari lah menuju tempat dimana aku kini berada, kembali--untuk ku. Karna tau kah kamu, semua menjadi tidak sempurna lagi, saat aku menyadari senyuman mu menghilang dari pagi ku, bahkan hingga senja menutupi nya untuk menyambut malam.Ini tidak menyenang -kan untuk ku, mengerti lah kita tidak seharus nya begini. Jika ingin mengenalkan ku pada pahit nya kopi, jangan biar kan aku menikmati nya sendiri. Duduk lah bersama ku, agar aku mampu menikmati nya meski kadang terasa begitu pahit. bisa kan ?


Kembali lah, aku rindu.


perempuan,




Rahmawati

Rabu, 01 Februari 2012

Dia biru pemilik senyuman menawan..

Hey..

Masih ingat aku, perempuan cupu yang kamu temui sekitar 2 tahun yang lalu, bila tak salah. Bagaimana keadaan mu sekarang, masih kurus kah? Aku masih ingat dengan cara kamu yang berbicara dan sedikit menutupi bibir kecil mu, dan selalu di sibuk kan dengan telpon genggam mu di sela - sela saat kita berbincang - bincang. Mungkin sedang mengirim pesan singkat, entah lah.


Lucu sekali kalau mengingat saat itu, kita pergi tanpa tujuan. Dan berkali - kali ada pertanyaan, " jadi enak nya kemana nih ? " hahaha. Yang berujung hanya pergi ke salah satu mall di bandung, yang sekarang menjadi lebih terkenal karna ada trans studio. Emmm, kapan nih kita kesana lagi, beli minum'an apa dulu lupa hahaha. Dan tau kah kamu minum di dekat tempat permaninan anak - anak itu sesuatu sekali berisik nya Atau sekedar berdiri senejak menikmati parade orang - orang yang bergya orang jepang disana, di temani rintik - rintik hujan kecil di kota kembang tersebut. Akan menyenangkan sekali besok jika bertemu dengan mu lagi, dan tentu dengan banyak perubahan yang lebih baik, dari ku mau -pun kamu.


Aku dengar kamu sedang mengalami suatu kebingungan tentang apa yang me -nama kan diri nya, hati. Emmm, aku mengerti dengan perasaan mu meski aku tidak terlalu tau pasti apa masalah mu, dan aku tidak ingin menjadi sok tau tentu nya. Dan jika aku boleh meminta atas nama teman mu, tetap lah bersemangat dalam menjalani tujuan - tujuan mu yang lain. Karna mau tidak mau kadang kita harus menerima satu pernyataan, bahwa tidak semua ke baik -kan akan selalu di terima dengan baik pula. Maka saat kita memutus kan untuk benar - benar ber -urusan dengan hati, kita tentu nya sudah harus siap dengan resiko apapun yang akan kita hadapi dan terima. Tau kah kamu cinta itu apa ? menurut ku cinta adalah perasaan yang datang dari hati, tanpa pamrih kata . 

Lalu ada sebuah pengembangan harapan dalam setiap usaha - usaha nya, namun bukan berarti memaksa kan kehedak sepihak. Cinta itu tidak pernah menyakiti, dia selalu memberi kan kita aura yang baik, dan membawa kita pada hal yang lebih maju, positive bukan sebalik nya. Karna jika kita memang benar - benar sudah mengerti cinta itu apa, tentu kita tidak akan terlalu berlebihan dalam menyikapi satu keadaan yang bukan menjadi pengharapan dari dasar - dasar angan kita. Jadi pinta ku, tetap lah bersemangat dan tunjuk kan apa yang kamu rasa kan, tanpa rasa takut menerima sikap yang bahkan kurang baik dari dia ( emmmm siapa yah dia , hehehe..)

Baik lah, lelaki berbaju biru yang dua tahun lalu selalu mengembang kan senyuman manis nya. Tunggu aku di bandung, dan ayo rajin lah bekerja dan jaga kesehatan mu. Ingat lah tujuan mu masih banyak, ada keluarga, karir,dan tentu diri mu sendiri. Nikmati sebuah masa di mana kamu akan jauh lebih mengenal diri mu sendiri, lalu telah siap datang pada hati yang jelas nanti nya akan menjadi pelengkap segala keindahan mu. Kita atur rencana untuk liburan bersama bagai mana ? emmmm.. menyenangkan nampak nya, sekedar melepas banyak hal yang sering kita temui setiap hari. Jaga diri mu baik - baik, dan lekas sembuh kaki mu yang cukup kurus dan harus menangung bengkak akibat kecerbohan mu saat bermian futsal, hahaha. 


Percaya lah satu hal, tidak ada yang tidak mungkin selama kamu yakini dan menikmati proses kerja keras menuju kesana. Dan tidak ada yang sia - sia aats apa yang sudah kamu lakukan atau pun sedang kamu usaha kan, aku yakin kamu mampu.








perempuan






Rahmawati


*surat cinta teruntuk M irfan ( @irfanwarrable )